IDOS di Smartphone Advan Menuai Keluhan: dari Bloatware sampai Iklan Susupan 1

IDOS di Smartphone Advan Menuai Keluhan: dari Bloatware sampai Iklan Susupan

Buat yang belum tau mengenai IDOS, adalah singkat dari Indonesia Operating System yang sejauh ini hanya ada di smartphone Advan keluaran 2-3 tahun terakhir, dikabarkan kalo akhir-akhir ini menuai beberapa keluhan.

IDOS di Smartphone Advan Menuai Keluhan: dari Bloatware sampai Iklan Susupan 1

Sebenernya IDOS sendiri bukan merupakan pengubahan Sistem Operasi, bagi kami yang pernah menggunakannya walau cuma sebentar, IDOS hanya sekedar launcher saja.

Ya, Mungkin hal ini bisa membuat salah paham, setahu kami yang benar-benar custom OS diantaranya adalah MIUI (Xiaomi), Cyanogen, Flyme (Meizu), ColorOS (Oppo), OxygenOS (OnePlus) dan lainnya.

Sedangkan Custom UI adalah ZenUI di Asus, Samsung dengan Touchwiz, Sharp dengan Smile UX, Huawei dengan eMUI dan lainnya.

IDOS di Smartphone Advan Menuai Keluhan: dari Bloatware sampai Iklan Susupan 3

Di kasus IDOS, sebenernya bukan merupakan custom ROM atau OS sendiri, tapi hanya sekedar custom UI atau malah lebih cocok disebut launcher saja. Penyebutan IDOS sendiri menjadi tidak relevan, sehingga kurang pantas apabila disebut kebanggaan sebagai OS karya anak bangsa.

Menuai Keluhan dari Pengguna

Belakangan ini kami baru tau mengenai keluhan pengguna terhadap IDOS, kami rangkum dari berbagai sumber

Yang Pertama adalah Bloatware, kayaknya hampir semua smartphone ber UI khusus punya ini, aplikasi yang tidak diundang, uniknya tiap smartphone Advan ada perbedaan isi Bloatware. Dan ternyata tidak mudah menghapus aplikasi tersebut, kami sarankan untuk di Root untuk menghapus secara manual.

Yang Kedua adalah Sisa RAM dan Manajemen Aplikasi latar yang kurang baik, dimana tiba-tiba aplikasi dan tampilan menjadi lag bahkan sampai Freeze, saat di cek maka sisa RAM hanya sisa sedikit sekali, sehingga harus dibersihkan manual secara berkala.

Yang Ketiga adalah masalah Adware, ini berpotensi memperlambat performa, membuat penuh memori internal, mengurangi ruang RAM yang digunakan sistem sehingga berakibat Lag.

Ada beberapa hal yang terjadi, misalnya aplikasi browser terbuka sendiri dan mengarahkan ke website tertentu, atau menampilkan pop-up kecil sampai seluruh layar tertutupi, atau dalam bentuk intersitial.

Yang Keempat adalah Kehadiran Aplikasi secara tiba-tiba, tampaknya secara diam-diam sistem mengunduh aplikasi dan menginstalnya tanpa diketahui pengguna, tau-tau muncul saja aplikasi tak dikenal sampai pengguna heran “Kapan saya menginstall ini?”

Yang Kelima alias Terakhir adalah Yang paling Berbahaya, yakni Dugaan adanya Malware!, potensi bahaya yang ditimbulkan bisa sampai ke pencurian data pribadi termasuk kata sandi. Dan Pihak Play Store meminta pengguna untuk menghapus Advan Security.

Malware bisa menginvasi sistem tanpa diketahui dan kadang tidak terdeteksi kecuali akar-akarnya dijelajahi. Untuk mengatasinya, bisa menggunakan aplikasi Malwarebytes atau AVG yang sudah teruji.

Kami berharap semoga Advan bisa menindaklanjuti masalah ini, akan lebih bijak bila IDOS diganti nama dan diliburkan dulu dari produk-produk Advan berikutnya, penggunakan AOSP murni Android adalah pilihan yang lebih bijak.

Hal ini demi menyenangkan konsumen Advan, supaya pembeli tidak kapok dan beralih brand. Jangka panjangnya adalah citra konsumen terhadap Produk lokal khususnya Advan menjadi lebih baik.

Deteksigadget – Sumber 1, 2, Youtube

No Responses

Write a response